Seputar Peradilan

Cianjur -  Kali ini, sebanyak sembilan puluh tujuh perkara dilaksanakan secara prodeo atau cuma-cuma dalam artian masyarakat tidak dibebankan biaya sama sekali. Beban biaya perkara menggunakan anggaran DIPA Pengadilan Agama Cianjur tahun 2019. Sidang itsbat nikah terpadu mengambil lokasi di Aula Gedung Pelabuhan Jayanti Desa Cidamar Kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur pada Jum’at (30/08). Ketua Pengadilan Agama Cianjur Dr. H. Azid Izuddin, M.H. menjelaskan, mengapa mengadakan sidang itsbat nikah terpadu di Kecamatan Cidaun karena daerah tersebut memiliki jarak yang cukup jauh dari Pengadilan Agama Cianjur. “Kecamatan Cidaun merupakan radius sulit sangat jauh dari pengadilan agama sehingga kami memberikan pelayanan dengan mengunjungi langsung wilayah tersebut. Ditambah lagi, daerah tersebut merupakan masyarakat ekonomi sulit sehingga kami memberikan biaya gratis bagi masyarakat tidak mampu. Anggaran DIPA Pengadilan Agama Cianjur yang akan menanggung biaya tersebut,” ujarnya. “Dengan Itsbat Nikah menuju masyarakat yang tertib administrasi,’ demikian tambah beliau.

Ketua Pengadilan Agama Cianjur Dr. H. Azid Izuddin, M.H. menyampaikan sambutan pada acara Itsbat Nikah Terpadu
 

Perkara itsbat nikah terpadu ini sudah didaftarkan sejak tanggal 08 Agustus 2019 di Pengadilan Agama Cianjur. Bersama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan Kantor Urusan Agama Cianjur, Pengadilan Agama Cianjur bekerja sama guna tercapainya pelaksanaan Itsbat Nikah Terpadu ini. 

Dalam sambutannya, Ketua Pengadilan Agama Cianjur mengungkapkan, pernikahan itu harus tercatat serta memiliki buku nikah yang menunjukkan sudah diakui oleh Negara. Oleh karena itu, itsbat nikah ini sangat penting agar masyarakat dapat memiliki Kartu Keluarga, KTP, akta kelahiran. “Bagi bapak ibu yang ingin mendaftarkan haji, pergi ke luar negeri sudah bisa jika sudah memiliki dokumen resmi,” tambahnya.

 

Suasana itsbat nikah sidang terpadu kecamatan cidaun

 

Selanjutnya, sambutan dari Kemenag Kabupaten Cianjur mentakan, “Itsbat nikah ini untuk generasi lama, tidak untuk generasi milenial atau anak jaman now. Ke depan, kita berharap tidak ada lagi generasi milenial yang melaksanakan itsbat nikah,” harapnya. 

Camat Cianjur mewakili Plt Bupati Cianjur yang berhalangan hadir mengucapkan terima kasih kepada Pengadilan Agama Cianjur yang sudah melaksanakan itsbat nikah terpadu ini. “Manfaatkan sebaik-baiknya itsbat nikah terpadu ini. Itsbat nikah ini dapat mempermudah untuk mendapatkan berbagai dokumen resmi. Bapak ibu juga mengikuti itsbat nikah ini sebagai bukti tertib administrasi,” tambahnya. 

 

Suasana itsbat nikah sidang terpadu kecamatan cidaun

Sebanyak tiga puluh dua orang ikut serta, yaitu delapan hakim, delapan panitera, sepuluh operator, tiga administrator dan tiga supir berangkat mengikuti sidang itsbat terpadu. Kurang lebih menempuh jarak 190 km untuk sampai di Kecamatan Cidaun. Karena perjalanan menuju Kecamatan Cidaun menempuh perjalanan darat selama 7 jam, para hakim, pegawai, dan operator berangkat sehari sebelumnya pada hari Kamis (29/08) agar mampu melayani masyakarat dengan prima. Untuk menempuh lokasi, Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur memberikan fasilitas berupa dua mobil Elf untuk mengangkut tim Itsbat Nikah Terpadu.

 

Suasana itsbat nikah sidang terpadu kecamatan cidaun

 

 

Suasana itsbat nikah sidang terpadu kecamatan cidaun

 

Untuk tahap awal pelaksanaan sidang itsbat nikah terpadu ini, para pihak dipanggil masuk ruang sidang dengan dengan dua orang saksi. Hakim tunggal memeriksa para pihak beserta saksi. Menurut para pihak yang mengajukan perkara melalui sidang itsbat nikah terpadu ini, bahwa pelaksanaan sidang keliling ini sangat membantu karena perjalanan dari rumah ke tempat sidang itsbat nikah terpadu lebih dekat jika dibandingkan untuk bersidang di kantor pengadilan agama.

 

Foto bersama PA Cianjur, Kemenang, Pemda Cianjur dengan masyarakat yang melaksanakan sidang isbat nikah terpadu

 

Foto bersama Pengadilan Agama Cianjur dengan Kemenag Kab. Cianjur, Pemda Kab. Cianjur

 

Selain itu, sidang keliling juga menjadi ajang silahturahmi bagi Tim Pelaksanaan Sidang Itsbat nikah terpadu karena mampu mempererat satu sama lain berkomunikasi secara intensif selama perjalanan dan saat di lokasi. Tak hanya itu, tim pun dapat melihat suasana alam pedesaan yang sejuk dan dapat menghirup udara segar, jauh dari kebisingan, kepadatan lalu lintas, dan polusi. Suasana Pantai Jayanti menjadi ajang awak tim untuk berswa foto dan refreshing. Oleh karena itu, pelaksanaan sidang keliling ini selalu ditunggu-tunggu oleh tim meskipun tempat sidangnya berada di pelosok desa terpencil jauh dari perkotaan, tim tetap semangat demi kemajuan Pengadilan Agama Cianjur memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (dini)