Seputar Peradilan

Cianjur - Tepat pukul 07.00 WIB pada hari Sabtu, 17 Agustus, Pengadilan Agama Cianjur melaksanakan upacara bendera peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-74.  Ketua Pengadilan Agama Cianjur Dr. H. Azid Izuddin, S.H., M.H. bertindak sebagai pembina upacara. Seluruh hakim, pejabat kepaniteraan, kesekretariatan, pegawai, tenaga honorer serta mahasiswa yang sedang PPL di PA Cianjur ikut andil dalam upacara ini. Dalam amanatnya, ia mengungkapkan, "Isilah kemerdekaan dengan hal yang baik seperti para pejuang sudah merebut bangsa ini dengan tumpah darah." Kemerdekaan merupakan hak asasi bagi seluruh rakyat Indonesia. 

Peserta Upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 74
 
 
 
Peserta Upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 74
 

Begitu pula dengan pengadilan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.Tak hanya itu, Ketua PA Cianjur memberikan tanda kehormatan Satya Lancana Karya Satya dari Presiden RI Joko Widodo dan Ketua Mahkamah Agung RI Hatta Ali kepada beberapa pegawai yang telah bekerja penuh kesetiaan kepada  Pancasila, UUD Negara RI Tahun 1945,  dengan penuh pengabdian, kejujuran, kecakapan, dan disiplin selama 16 tahun, 10 tahun dan 8 tahun.

 

Para pegawai penerima Satya Lancana Karya Satya

 

Foto bersama setelah Upacara Hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 74

 

Berbeda dari tahun sebelumnya, kali ini PA Cianjur mendapatkan sepuluh Panitera Pengganti baru dari beberapa wilayah pengadilan agama di Jawa Barat dan Jakarta. Kehadiran mereka menjadi angin segar bagi PA Cianjur. Para panitera pengganti in ikut memeriahkan upacara kemerdekaan hari ini dengan menjadi petugas pengibar bendera, pembaca teks proklamasi, pembukaan UUD 1945, pancasila, serta komandan upacara. Sementara itu, tenaga honorer pun ikut serta sebagai pembawa acara upacara. Mereka sudah mengadakan beberapa kali latihan untuk mendapatkan hasil optimal.Walaupun PA Cianjur tidak mengadakan berbagai lomba, semua peserta upacara mengikuti upacara kemerdekaan dengan penuh semangat dan hikmat. Perayaan Kemerdekaan RI tidak harus dengan kemeriahan berbagai macam lomba, tetapi dengan menghadirkan semangat dan optimisme di jiwa sudah mewakili jasa para pahlawan yang sudah berjuang untuk bangsa Indonesia. Merdeka! (dt)